![]() |
Pemko Banjarmasin Bahas 7 Kajian Strategis Masa Depan Kota : Fokus pada Pembangunan Berbasis Riset - Foto Diskominfotik Banjarmasin Untuk Radigfa Kalsel |
Kalsel.radigfamedia.online, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus berkomitmen dalam mewujudkan pembangunan berbasis riset. Dalam acara Sosialisasi dan Diseminasi Hasil-Hasil Kelitbangan Tahun 2025 yang digelar di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Senin (3/2), Pemko memaparkan tujuh hasil penelitian dan kajian strategis yang akan menjadi pedoman dalam perencanaan pembangunan kota ke depan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banjarmasin, Taufik Rivani, menegaskan bahwa hasil-hasil kajian ini akan diintegrasikan dalam perencanaan pembangunan kota, bukan sekadar menjadi laporan akademik.
“Kami ingin hasil-hasil penelitian ini tidak sekadar menjadi dokumen yang mengendap di rak, tetapi diterapkan dalam perencanaan dan kebijakan pembangunan kota,” ujar Taufik Rivani di hadapan akademisi, stakeholder, serta perwakilan masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
Setelah disosialisasikan, hasil kajian ini akan dibahas lebih lanjut dan diintegrasikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rencana Kerja (Renja) Pemerintah Daerah untuk memastikan implementasi yang nyata di lapangan.
Dari hasil penelitian yang dipaparkan, terdapat tujuh kajian utama yang menjadi sorotan, antara lain:
Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah tentang Produk Unggulan Daerah
Kajian ini menilai potensi produk lokal yang bisa menjadi daya tarik ekonomi dan destinasi wisata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kajian Potensi Ekonomi Limbah Kayu untuk Wisata
Limbah kayu yang selama ini dianggap sampah, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi produk wisata bernilai tinggi dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
Kajian Pelestarian Warisan Budaya Kota Pusaka Banjarmasin
Pemko berupaya melestarikan warisan budaya agar tetap menjadi identitas kota yang kuat dan menarik bagi wisatawan.
Evaluasi Kepatuhan terhadap Peraturan Daerah terkait Bangunan
Kajian ini menyoroti pentingnya penegakan aturan terkait bangunan untuk menjaga estetika kota dan keselamatan lingkungan.
Kajian Mobilitas Penduduk
Penelitian ini mengidentifikasi pola mobilitas masyarakat untuk membantu perencanaan infrastruktur transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Integrasi Hasil Penelitian dalam RPJM dan Renja
Semua kajian ini akan dimasukkan dalam dokumen perencanaan pembangunan kota agar sesuai dengan 22 program prioritas Wali Kota Banjarmasin.
Kolaborasi Pentahelix untuk Implementasi yang Maksimal
Pemko menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, LSM, dunia usaha, dan media dalam mewujudkan pembangunan berbasis riset yang berdampak luas.
"Pembangunan Banjarmasin tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh sinergi dari semua pihak untuk memastikan hasil penelitian ini mengarah pada kebijakan yang menguntungkan masyarakat,” tutup Taufik Rivani.
Dengan mengedepankan pendekatan berbasis riset, Pemko Banjarmasin berupaya menciptakan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Kolaborasi antara berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat implementasi hasil kajian ini demi mewujudkan Banjarmasin sebagai kota yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing tinggi di masa depan.